You Are My Pet - Part 2
Eun Yi akhirnya menutup telp dan menghela nafas.
Bukan seperti Eun yi yang sok kuat.
Eun yi panik... ia teriak2 memanggil Momo, Momo! jangan pergi!
Eun Yi : Bagaimana kau bisa melakukan ini? Masuk dan keluar kamarku dengan santai?
In Ho kucek2 mata, kenapa? Aku tidak melakukan apa-apa. Cuma merasakan dadamu. Eun Yi ngamuk dan memukuli In Ho. In ho protes, mana ada majikan seperti ini, yang suka memukuli pet-nya.
Eun Yi menghela nafas dan melempar frisbee itu jauh2.
Momo menyindir, apa kau menyiapkan perjalanan malam pernikahan?
In Ho berkata ia luka saat latihan. Eun Yi mencemaskan In Ho dan berkata seharusnya In Ho ke RS. In ho berkata akan pergi kalau majikan mengantarnya.
Eun Yi tidak bisa karena besok harus pergi. In Ho jalan tanpa bicara.
Woo Seong berbaur dengan beberapa rekan. Yeong eun mendekatinya. Woo seong minta ijin pergi sebentar.
Woo Seong menenangkannya, tidak makan sekali juga tidak apa-apa. Lagipula besok pagi Eun Yi akan pulang.
Woo Seong mengaku tidak bisa melupakan Eun Yi dan ia serius dengan Eun Yi. Woo Seong ingin selalu bisa bersama Eun Yi kapan saja. Woo Seong mengeluarkan cincin berlian dan melamar Eun Yi.
Keduanya bermesraan. Tapi pikiran Eun Yi mengembara. Eun Yi membayangkan Momo yang menyeberang jalan sendirian, lalu tertabrak mobil.
Tuduhan yang menyerang Eun Yi sudah mengabaikan pet-nya karena terbuai oleh cinta.
Eun Yi membuka headphone Momo. Momo justru terkejut, bukankah kau ada perjalanan bisnis? Kau sudah pulang?
Woo Seong mengeluh, ia tidak lebih berharga dari anjing peliharaan. Yeong Eun tiba2 duduk di dekatnya. Siap menjadi teman curhat.
Eun Yi menghela nafas, hidup sendiri..kalau sudah tua kau akan kesepian.
In ho : Pada akhirnya aku yang akan terluka.
In Ho berdiri dan akan mendekati Eun Yi. Eun Yi jatuh karena panik.
In Ho memegang tangan Eun Yi erat2 dan menahannya di bantal. In ho membungkuk ingin mencium Eun Yi.
Eun Yi mengiyakan, sunbae ingin sekali melihat Momo. Lalu Eun Yi panik karena waktunya sudah mendekati kedatangan Woo seong.
Eun Yi buru-buru mengusir In Ho. Jangan sampai terlihat Woo Seong.
Woo Seong menarik Eun Yi dan ingin menciumnya lagi.
In Ho ini kelihatan banget cemburunya hahaha..
In Ho mengajak Woo seong main game.
Malamnya, In Ho tanya jika Eun yi menikah, apa Eun yi akan membawanya juga. Eun yi kesal, apa kau tidak bisa berpikir?
In Ho berkata wanita itu racun, apa aku harus keluar dari rumah itu?
Jin ah dengan santai berkata, mungkin dia punya hubungan pribadi. Maaf saja, dia itu pria dewasa yang sehat. Kau baru akan mencemaskannya jika ia tidak pulang 2 atau 3 hari.
Jin Ah mengusulkan mencari Momo di tempat yang biasa dikunjungi Momo.
Momo heran, apa Eun Yi mencemaskannya.
Momo heran, Eun Yi? kau telp orang tanpa tahu nomornya? Orang itu masih belum datang?
Eun Yi : Tapi nomor telpnya..aku tidak bisa ingat. Dia orang yang kusuka tapi aku tidak bisa mengingat nomornya.
Eun Yi : Bukankah kau selalu seperti itu?
In Ho : Apa sekarang kau jatuh hati padaku?
In Ho menarik Eun Yi untuk jalan-jalan.
Eun Yi menarik baju In Ho, kau sama sekali tidak muda. Ini karena kau berhati-hati.
In Ho berkata jika kau bisa memanggil namaku, maka aku mungkin akan melakukan sesuatu. Panggil namaku..
Eun Yi ketawa, ah ..kau adalah..Momo. Momo..Momo..
Woo Seong pergi dengan marah.
In Ho marah, Ajussi! Kata2mu yang terakhir itu membuatku tidak senang. In Ho memukul Woo Seong lebih dulu.
In Ho merasa Eun Yi kejam, ada orang seperti aku seekor hewan peliharaan yang diperlakukan dengan kejam.
In Ho ingin tahu apa artinya dia bagi Eun Yi. Eun Yi marah, kenapa bisa jadi seperti ini? Lepaskan saja aku.
In Ho : Aku tidak akan mati meskipun kau tidak merawatku.
Eun Yi : Kalau begitu pergi saja. Akan lebih baik kalau kau pergi. Kenapa orang2 selalu ingin aku merasa bersalah.
Untuk beberapa lama In Ho tidak pulang dan Eun Yi lama-lama merindukan In Ho juga.
In Ho berkata yang terjadi waktu itu adalah sisi lain darinya. Ia mohon Eun Yi menerimanya lagi jika ia kembali menjadi Momo. Karena ia sangat menyukai Eun Yi dan akan pergi minggu depan. Kuharap kali ini kau bisa datang ke pertunjukan.
Woo Seong patah hati dan pergi main game memukuli buaya.
Eun Yi terkenang semua masa indah bersama In Ho.
Eun Yi bingung, mau bicara apa pada In ho. Terima kasih, maaf, sayang sekali dan sedih. Aku tidak tahu harus mengatakan apa.
Jin ah : Katakan saja seperti itu juga tidak masalah. Dasar bodoh.
Eun Yi sadar dan langsung lari.
Satu Bulan Kemudian
Eun Yi melakukan interview artis dan merayakan terbitnya majalah bulanan mereka.
Setiap hari menunggu dan berharap..
In Ho menyeringai, ia tahu itu cuma alasan saja.
Eun Yi : Bukankah prinsip hewan peliharaan di dunia ini adalah tetap di sisi majikannya? Jadi..
lalu kenapa kau kesini?
Eun Yi marah, kau sudah pulang kemarin dan baru akan mengontakku? Eun Yi memukuli dan mengejar In Ho.
Epilog :
Sekarang giliran Eun yi yang jadi pet, namanya Nicole. Kang In ho memberinya makan, tapi Nicole protes, makanan-nya tidak enak. Nicole ingin mandi, In Ho menawarkan diri membantu. Nicole marah, apa kau mau membangun kuburan besok pagi? In Ho tetap saja menyusul Nicole.
In Ho mengajak Nicole jalan2 setelah makan dan melemparkan makanan lalu minta Nicole menangkapnya.
Keduanya akhirnya duduk membaca di bawah pohon.
Begitulah keduanya hidup as a master and a pet.
TAMAT
Notes :
Aku lagi iseng dan nonton film ini, ternyata lumayan lucu dan gila. Aku tidak membayangkan ada pet seperti Sukkie. Tokoh sedikit nyentrik seperti In Ho memang pas untuk JGS haha. Good job Sukkie.
My Pet 1

Aku lagi iseng dan nonton film ini, ternyata lumayan lucu dan gila. Aku tidak membayangkan ada pet seperti Sukkie. Tokoh sedikit nyentrik seperti In Ho memang pas untuk JGS haha. Good job Sukkie.
My Pet 1

0 comments:
Post a Comment